Contoh Soal Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita

Tes Logika Matematika termasuk dalam tes Matematika dasar, tes ini berisi pertanyaan-pertanyaan berupa soal cerita yang dikemas untuk mengetahui kemampuan berhitung seseorang. Dibutuhkan logika sehari-hari untuk menyelesaikan soal-soal ini. Waktu untuk mengerjakan soal-soal ini sangat terbatas, sehingga dituntut untuk pintar-pintar dalam memanfaatkan waktu seefektif mungkin.
Tes logika matematika dan matematika bercerita termasuk salah satu subtes kemampuan numerik, dan tentunya berhubungan dengan angka, dan biasanya dibutuhkan pemahaman kalimat terutama untuk tes matematika bercerita. Nah, sebelum menggerjakan tes ini contohsoaltpa.com ada beberapa tips dan trik supaya Sobat bisa menyelesaikan soal matematika ini dengan mudah.
Contoh Soal Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita, Contoh Soal TPA, Numerik, Tes Matematika, Tes Matematika Bercerita, Tes Logika Matematika, Tes Potensi Akademik,

Tips dan Trik Menyelesaikan Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita

1. Menguasai Rumus-rumus Dasar Matematika
Tes ini lebih banyak membahas soal dengan penyelesaian rumus dasar Matematika. Seringlah berlatih agar bisa menghafal dan memahami rumus-rumus dasarnya, sehingga akan menghemat waktu untuk mengerjakan soal.

2. Perhatikan Efektivitas Waktu
Tes ini membutuhkan kecepatan dan ketelitian tinggi untuk dapat memperoleh hasil yang maksimal, jadi usahakan supaya memperhatikan waktu dalam pengerjaannya.

3. Tetap Tenang
Untuk menyelesaikan soal pada tes ini, jangan panik. Kerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu, setelah selesai, barulah mengerjakan soal yang tadi terlewati.

Setelah mengetahui gambaran umum serta tips dan trik mengerjakannya. Maka untuk memberikan gambaran secara rinci mengenai Soal tes logika matematika dan matematika bercerita, kami sudah menyiapkan 10 contoh soalnya. Sobat bisa mencoba untuk mengerjakannya. Oke yuk langsung disimak soalnya dibawah ini.

Contoh Soal Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita 


1. Bondan telah melakukan 3 kali tes Matematika dengan nilai rata-rata 89. Berapa nilai yang harus Bondan peroleh jika ingin nilai tes selanjutnya mendapatkan rata-rata 90?
A. 97
B. 94
C. 90
D. 93
E. 95
Jawaban:
Jawaban: D.
Pembahasan:
Nilai rata-rata 3 kali tes Matematika adalah 89. Jadi 3 x 89 = 267
Nilai ke-4 agar nilai rata-rata menjadi 90 : 4 x 90 = 360
Nilai yang harus didapat adalah 360 - 267 = 93.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 93.
2. Bilangan pertama ditambah dengan 3 kali bilangan kedua menghasilkan angka 140. Bilangan kedua nilainya 3 kali lebih banyak dibanding bilangan pertama. Nilai dari bilangan kedua adalah.....
A. 42
B. 48
C. 14
D. 20
E. 28
Jawaban:
Jawaban: A.
Pembahasan :
Misal X = bilangan pertama dan Y = bilangan kedua.
X + 3Y = 140
3X = Y
Maka:
X + 3Y = 140
X + 3 (3X) = 140
X + 9X = 140
10X = 140
X = 14
Jika bilangan pertama adalah 14, maka bilangan kedua adalah:
Y = 3X
= 3 (14)
= 42
Jadi, jawaban yang tepat adalah 42.
3. Perbandingan diameter 2 lingkaran A dan B adalah 6 : 4. Berapa perbandingan luas kedua lingkaran tersebut?
A. 16 : 9
B. 9 : 4
C. 25 : 16
D. 9 : 8
E. 16 : 4
Jawaban:
Jawaban: B.
Pembahasan:
Perbandingan diameter lingkaran A dan B = 6 : 4
Perbadingan luas kedua lingkaran:
LA : L B


3 2 : 22 = 9 : 4
Perbandingan luas lingkaran A dan B = 9 : 4
Jadi, jawaban yang tepat adalah 9 : 4.
4. Sebuah kayu dengan panjang 200 cm disandarkan pada tembok setinggi 160 cm. Berapakah jarak tembok dengan ujung bawah kayu?
A. 100
B. 96
C. 120
D. 140
E. 90
Jawaban:
Jawaban: C.
AC = tinggi tembok = 160 cm
BC = panjang kayu = 200 cm
AB = jarak tembok dengan ujung bawah kayu

(AB)2 = (BC)2 - (AC)2
(AB)2 = (200)2 - (160)2
(AB)2 = 40.000 - 25.600
(AB)2 = 14.400
AB =
AB = 120
Jarak tembok dengan ujung bawah kayu = 120 cm
Jadi, jawaban yang tepat adalah 120.
5. Jika tahu 2015 Feni berumur 3,25 windu, maka pada tahun 2002 umur Feni adalah .....
A. 12 Tahun
B. 8 Tahun
C. 11 Tahun
D. 17 Tahun
E. 13 Tahun
Jawaban:
Jawaban: E.
Pembahasan :
Tahun 2015 umur Feni = 3.25 windu
1 windu = 8 tahun
3,25 windu = 26 tahun
Tahun lahir Feni = 2015 - 26 = 1989
Umur Feni pada tahun 2002 = 2002 - 1989 = 13 tahun
Jadi, jawaban yang tepat adalah 13 tahun.
6. Perbandingan buku milik Dian dan Adit adalah 5 : 7. Sedangkan perbandingan buku miliki Dian dan Yuda adalah 3 : 8. Jika jumlah buku mereka bertiga adalah 76, maka berapa jumlah buku milik Dian?
A. 12
B. 17
C. 22
D. 15
E. 18
Jawaban:
Jawaban: D.
Pembahasan :
Dian (A) : Adit (B) = 5 : 7

7A = 5B

Dian (A) : YUDA (C) = 3 : 8

8A = 3C

Dian + Adit + Yuda = 76




A = 15
Jumlah buku Dian = 15 buku.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 15.
7. Pak Taufik adalah seorang penjahit. Dia mampu menjahit 18 baju selama 3 hari. Jumlah baju yang dapat dijahit pak Taufik dari tanggal 1 Desember sampai dengan 25 Desember adalah .....
A. 170
B. 162
C. 140
D. 138
E. 150
Jawaban:
Jawaban: E.
Pembahasan :
Pak Taufik bisa menjahi 18 baju dalam 3 hari, maka dalam sehari Pak Taufik bisa menjahit 6 baju.
1 Desember - 25 Desember = 25 hari
Dalam 25 hari, jumlah baju yang dijahit Pak Taufik = 6 x 25 = 150 baju.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 150 baju.
8. Rata-rata berat badan 6 orang murid perempuan adalah 50 kg. Jika berat badan murid perempuan paling ringan adalah 42 kg, maka berat badan maksimal murid perempuan yang paling berat adalah ...
A. 93
B. 90
C. 88
D. 72
E. 85
Jawaban:
Jawaban: B.
Pembahasan:
Rata-rata berat badan 6 orang = 50 kg.
Jumlah berat badan = 6 x 50 = 300 kg
Jika berat badan paling ringan adalah 42 kg, dan 4 orang yang lainnya juga 42 kg juga, maka: 42 x 5 = 210 kg.
Berat badan maksimal murid paling berat = 300 - 210 = 90 kg.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 90 kg.
9. Erik memiliki uang Rp 7.000.000,00 sebanyak 4/7 nya digunakan untuk membayar uang kuliah. Kemudian sebanyak 15% nya digunakan untuk membeli sepatu, dan sebanyak Rp 180.000,00 digunakan untuk membeli baji. Maka, sisa uang Erik adalah .....
A. Rp 2.550.000,00
B. Rp 1.950.000,00
C. Rp 2.370.000,00
D. Rp 2.275.000,00
E. Rp 2.800.000,00
Jawaban:
Jawaban: C.
Pembahasan:
Uang awal Erik : Rp 7.000.000,00
Untuk biaya uang kuliah = 4/7 x Rp 7.000.000,00 = Rp 4.000.000,00
Sisa uang = Rp 7.000.000,00 - Rp 4.000.000,00 = Rp 3.000.000,00
Untuk membeli sepatu = 15% x Rp 3.000.000,00 = Rp 450.000,00
Sisa = Rp 3.000.000,00 - Rp 450.000,00 = Rp 2.550.000,00
Untuk membeli baju = Rp 180.000,00
Sisa = Rp 2.550.000,00 - Rp 180.000,00 = Rp 2.370.000,00
Sisa uang Erik = Rp 2.370,000,00
Jadi, jawaban yang tepat adalah Rp 2.370.000,00
10. Sebuah lemari terjual dengan harga Rp 770.000,00 dengan keuntungan 10%, maka harga beli dari lemari tersebut adalah .....
A. Rp 700.000,00
B. Rp 680.000,00
C. Rp 880.000,00
D. Rp 800.000,00
E. Rp 660.000,00
Jawaban:
Jawaban: A.
Pembahasan :
Harga jual lemari = Rp 770.000,00 Harga jual = harga beli + (untung x harga beli)
770.000 = harga beli + (10% x harga beli)
770.000 = 110% harga beli
Harga beli = 770.000 : 110%
= 770.000 x 100/110
= 700.000
Harga beli lemari = Rp 700.000,00
Jadi, jawaban yang tepat adalah Rp 700.000,00
Itulah gambaran umum Tes Potensi Akademik terutama tes kemampuan numerik yang masuk dalam subtes logika matematika dan matematika bercerita. Bagaimana sob? sudah cukup punya gambaran kan? Nah kedepannya contohsoaltpa.com akan berbagi contoh soal tpa yang lain. Untuk itu jangan sampai ketinggalan, silahkan berlangganan artikel dari kami. Caranya cukup masukkan email Sobat di kolom submit dibawah artikel ini. Terima kasih.
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Soal Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita "

Posting Komentar